Bakso Original yang Terkenal di Depot Bakso Terminal 1974

Hai hai hai semua, kembali lagi di dunia bakso.

Siapa sih yang tak mengenal hidangan sedap yang bernama bakso? Begitu mudah kita temukan dimana-mana, mulai dari yang dijual dengan gerobak, di kedai maupun kafe mewah. Keberadaannya pun sudah turun temurun sejak lama, dan menjadi begiu familier di lidah orang-orang Indonesia. Mulai dari yang balita, anak-anak, remaja, dewasa, paruh baya hingga manula bisa menikmatinya. Karena meskipun terbuat dari daging, tapi digiling dan diolah dengan campuran tepung pati yang membuatnya mudah dikunyah dan dicerna.

Yang paling umum kita kenal, hidangan bakso biasanya terdiri dari komponen utama berupa bola bakso, kuah bening dari kaldu sapi, mie, bihun, sawi hijau, taburan daun bawang, taburan bawang merah goreng dan lain-lain. Kreasi lain masih memungkinkan kah? Masih donk, kreasi kuliner nusantara kita itu betul-betul luas tak terbatas. Selalu ada kreasi dan inovasi baru pada setiap resepnya.

Tapi sebelum kita bahas yang lebih kompleks, kita bahas dulu yang paling original dari hidangan bakso itu sendiri. Sesuai dengan namanya “Bakso” yang berasal dari kata “Bak” yang berarti daging giling dan “So” yang berarti sup, maka bahan utama dari hidangan ini adalah daging yang digiling dan kuah sup. Nah, khusus bakso khas negeri kita, daging gilingnya dicampur dengan tepung pati, agar padat namun kenyal. Jadinya ya bola-bola bakso seperti yang kita kenal.

Bahan satunya adalah kuah sup. Kuah sup untuk bakso dibuat dari kaldu daging sapi, alias air rebusan daging. Atau terkadang juga bisa didapatkan dari rebusan tulangnya yang tak kalah sedap aromanya. Bisa dikira-kira, dagingnya saja enak, apalagi sari pati daging yang sudah luruh di kuah rebusannya. Sedapnya kaldu daging masih ditambah bumbu-bumbu rempah seperti lada, bawang putih, bawang merah dan bumbu-bumbu tambahan lainnya sesuai selera. Kuah kaldu ini biasanya disajikan panas-panas dan disiramkan ke atas bola-bola bakso.

Lalu bagaimana dengan mie, bihun, sawi dan lain-lain? Itu termasuk toping saja alias tambahan yang opsional. Lagipula, bakso tak terbatas penyajiannya. Jadi mau dipadu padankan dengan toping apa saja tak masalah.

Tapi cara terbaik untuk merasakan kelezatan bakso memang dengan memilih sajian yang paling inti. Bakso, kuah kaldu plus bihun, mie dan taburan daun bawang. Dengan demikian rasa original bakso akan terasa semakin mantap.

Nah, untuk menikmati bakso format original ada banyak tempat yang bsa disambangi. Salah satunya Depot Bakso Terminal 1974 di Lamongan. Depot ini menyajikan menu legendaris: Bakso Original. Sesuai namanya, bakso original ini sudah melegenda sejak 1974, tahun berdirinya. Apa sih kelebihannya yang bikin ketagihan? Banyak, mulai dari kuah kaldunya yang sedap memikat, baksonya yang kenyal, toping dan isiannya semua istimewa. Penasaran kan? Buktikan sendiri deh rasanya. Dijamin pengen nambah lagi dan lagi.

 

Danang Kawantoro

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *